Waspada Penyakit Rubella (campak Jerman) Terutama Pada Ibu Hamil

Penyakit Rubella atau campak Jerman merupakan penyakit menular atau infeksi virus yang diakibatkan virus rubella. Indikasi rubella yang paling utama ialah ruam merah berupa bintik-bintik. Biasanya, rubella seringkali terjadi pada anak yang belum mendapatkan vaksin campak, gondok, dan rubella. Meskipun begitu, Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui apa yang dimaksud Penyakit rubella.
Waspada Penyakit Rubella (campak Jerman) Terutama Pada Ibu Hamil
Penyakit Rubella Pada Anak

Penyakit Rubella atau campak Jerman tidak sama dengan cacar air meskipun dua penyakit ini memiliki gejala yang sama yaitu ruam merah. Rubella diakibatkan oleh virus yang berlainan dengan cacar air, dan rubella memang menular akan tetapi tidak seperti cacar air yang sangat menular.

Berbahayakah Penyakit Rubella (campak Jerman)?


Setiap orang berisiko terserang rubella. Penyakit Rubella pada anak dan dewasa dapat sembuh dengan cepat, tidak bahaya, dan jarang timbul komplikasi. Penyakit Rubella hanya beresiko bila terjadi pada ibu hamil. Bila ibu hamil terinfeksi virus selama 4 bulan pertama kehamilan, bayi beresiko mengalami kecacatan atau bahkan juga mati.

Apa penyebab rubella (Campak Jerman)?

Penyakit Rubella atau campak jerman diakibatkan oleh virus rubella. Penyakit ini gampang menular dari orang ke orang melalui kontak dengan cairan dari hidung dan tenggorokan penderita rubella. Penderita rubella dapa menularkan virus ke orang lain satu minggu sebelum ruam kulit timbul, sampai 1 minggu sesudah ruam sembuh. Ibu hamil bisa menyebarkan rubella pada bayinya lewat aliran darah dan tentu saja ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian pada bayi.

Gejala Penyakit Rubella (Campak jerman)

Serupa dengan indikasi campak pada biasanya, campak rubella juga mempunyai gelaja seperti :

  1. Demam 
  2. Sakit kepala 
  3. Hidung tersumbat 
  4. Anoreksia
  5. Iritasi pada mata 
  6. pembengkakan pada Kelenjar limfa pada telinga dan leher 
  7. Timbulnya bintik-bintik kemerahan di wajah, badan, tangan dan kaki 
  8. Nyeri sendi

Bagaimana cara Pencegahan Penyakit Rubella?

Virus Rubella bisa diatasi dengan imunisasi ketika anak masihlah balita, persisnya pada umur 12 sampai 15 bulan dimulai sejak lahir. Kemudian pemberian vaksin untuk ke-2 kalinya akan berjalan ketika mereka telah umur 4 dan 6 tahun. Pemberian vaksin juga bisa dikerjakan ketika balita berumur 6 bulan, apabila ia mesti ikut serta dalam suatu perjalanan. 

Bila Kamu mempunyai penyakit yang terkait dengan proses imun, harus dingat jika vaksin tidak direferensikan untuk ibu yang sedang hamil atau yang merencanakan hamil dalam periode 4 minggu kedepan. Ada beberapa orang yang alergi pada gelatin, antibiotik neomycin, dan dosis vaksin sebelumnya juga perlu menghindarinya. 

Meskipun tidak sering terjadi, dampak buruk dari vaksin juga bisa terjadi dengan persentase sekitar 15% berupa demam, sesudah 7 sampai 12 hari dimulai sejak vaksinasi. Dampak buruk yang lain yaitu reaksi alergi dan nyeri sendi. Akan tetapi hal tersebut bukan berarti Kamu tidak perlu vaksinasi, namun tetaplah harus dilakukan agar dapat meminimalkan terjadinya komplikasi dan penularan wabah campak Jerman.

Komplikasi Rubella(Campak Jerman)


Penyakit rubella hanya penyakit ringan sebenarnya. Karena jika sesoorang menderita penyakit rubella, maka ia akan kebal seumur hidup atau permanen. Beberapa wanita yang terserang rubella menderita arthritis atau radang sendi pada jari-jari, pergelangan tangan dan lutut, yang biasanya berlangsung kira kira dua minggu sampai 1 bulan. Penyakit rubella bisa membuat infeksi telinga (otitis media) atau radang otak (ensefalitis) tetapi,kasus demikian jarang terjadi. 

Yang perlu digaris bawahi bahwa yang paling berbahaya ialah saat ibu hamil terserang rubella, Resikonya sangat berat pada bayi yang dikandungnya karena sekitar 90 % bayi yang dilahirkan dari ibu yang menderita rubella selama trimester pertama kehamilan meningkatkan sindrom rubella bawaan atau sindrome rubella kongenital. Hal tersebut akan menyebabkan satu atau beberapa masalah, seperti berikut ini:
  1. Retardasi pertumbuhan 
  2. Katarak 
  3. Ketulian 
  4. Cacat jantung bawaan 
  5. Cacat pada organ lain 
  6. Keterbelakangan mental.

Penutup

Sekian dulu artikel tentang Penyakit Rubella (campak jerman), Sekedar saran jika anda mengalami tanda dari yang sudah dipaparkan diatas,maka segera berkonsultasi kedokter agar dapat dicegah secara dini,semoga bermanfaat...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Waspada Penyakit Rubella (campak Jerman) Terutama Pada Ibu Hamil"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel